Belum Tepat 14 Hari

Rekor!
Ini adalah rekor pertama saya pulang kampung dalam waktu yang sangat singkat. Belum ada 14 hari saya di Bogor, saya harus kembali ke Madiun. Singkatnya, ada sebuah ujian yang harus saya lalui di Kota Malang. Ini adalah ujian pertama saya untuk memasuki dunia rumah sakit yang dulu sampai sekarang sangat saya hindari.

Ada sebuah trauma yang terjadi ketika saya menjalani Internship Dietetic/ID (dibaca: aidi) di sebuah rumah sakit terkemuka di Jakarta yang membuat saya berkata TIDAK untuk bekerja di rumah sakit. Sampai kedua orang tua saya geleng-geleng. Jelas saja, masa lulusan gizi gak mau kerja di rumah sakit, meskipun bisa juga di perusahaan, dinas/kementerian/pemerintahan, atau yang lainnya. Apalagi saya gak mau jadi PNS, haha. Akhirnya suatu hari saya memutuskan untuk jadi wirausaha saja, dropshiper.

Beberapa bulan saya menjual barang secara dropship, seperti buku-buku Islam dan pakaian anak Afrakids. Tapi, ada rasa kosong gitu yang dirasa. Sejatinya, saya sangat suka bidang gizi yang saya geluti, jadinya saya merasa hampa kalau diisi dengan yang lain. Selain itu, kemampuan dalam marketing dan ilmu jual-beli yang masih sangat minim, plus mental pedagang yang masih ble’e membuat saya mundur bertahap. Meskipun, suatu saat saya masih bisa melanjutkan usaha tersebut karena gak ada batas waktu ataupun targetan dari suplier barang tersebut.

Hingga akhirnya, melalui proses panjang yang melibatkan Allah tentunya, saya ingin seperti air mengalir saja, mencoba segala kemungkinan yang ada. Yang jelas, sebisa mungkin saya berada di jalur bidang ini.

Good Doctor
Bermula dari nonton sebuah drama Korea, sebut saja Good Doctor. Terlihat perjuangan tim dokter anak dalam memperjuangkan pasiennya, sampai-sampai mempertaruhkan jiwanya, yaa~ namanya juga drama. Tim dokter itu terlihat sangat kompak untuk mencapai tujuan yang sama, kesembuhan pasien. Yang tak hanya menjalankan tugasnya sebagai dokter, mereka juga sangat dekat dengan pasien. Inspiring!

Ilmu Syar’i
Pernah suatu hari saya membaca sebuah artikel di status seorang dokter muslim, dr. Raehanul Bahraen. Di dalam artikel tersebut dijelaskan mengenai peran penting dokter dan tenaga kesehatan lainnya, meskipun katanya gaji tenaga kesehatan gak banyak-banyak amat.

Dalam QS Al Maidah: 32
“Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.”

Ayat tersebut ibarat hiburan bagi tenaga kesehatan yang berlelah tapi bergaji kecil, apalagi relawan, pahalanya beuh! Tapi, kalo di luar negeri, seorang dietition atau nutritionist gajinya gede banget, apa pindah aja? Hehehe…

Subhanallaah, motivated!
Entah apa pun yang terjadi nantinya, saya ingin seperti air mengalir aja. Tetap berusaha, semoga, haha πŸ˜€

Iklan

2 tanggapan untuk “Belum Tepat 14 Hari”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s