Hikmah Lebaran: Ide Baru Untuk Masa Depan

Tau gak Teman Kiks, hingga saat ini euforia lebaran masih kental terasa. Mungkin karena memori lebaran kali ini sangat pantas untuk dikenang, sampai-sampai lebaran masih terasa seperti kemarin. Tapi memang, lebaran kali ini memberikan banyak waktu untuk mengeksplor banyak hal, terutama menuruti rasa ingin tau saya.

Suatu pagi, ibu meminta saya untuk mencari jahe untuk memasak. Ternyata gak ada jahe di mana pun, di rumah nenek atau di tukang sayur yang lewat gak ada sedikit pun jahe. Padahal masakan kali ini sangat butuh jahe. Duh, gimana ini? Hingga akhirnya nenek ingat kalau punya tanaman jahe di belakang rumah. Alhamdulillah. Akhirnya, saya pun mengikuti jejak nenek untuk panen jahe di belakang rumah. Melintasi lahan milik kakek nenek membuat saya takjub, ternyata banyak banget tanaman di sini. 

“Nduk, ambilkan garbu  di sana?”

“Apa itu garbu*Mbah?”

“Itu lho, yang kayak garpu.”

“Ooh, iya ya.”

“Kalo kecil garpu, kalo besar namanya garbu.”

Kemudian saya mengambil garbu dan memberikannya kepada nenek. Nenek mulai mencongkel tanah dan mengambil jahe yang telah ditanamnya beberapa bulan lalu. Saya mengambil jahe secukupnya, gak banyak -karena katanya jahe jenis ini lebih pedas dari jahe pada umumnya-. Setelah selesai memasak, saya memutuskan untuk berkeliling di lahan kakek nenek untuk mengetahui tanaman apa saja di sana.

Dokpri | jahe
Jahe dari lahan belakang rumah kakek nenek [dokpri]

Kakek nenek memiliki lahan yang cukup luas, lebih luas dari luas bangunannya. Ini sangat lebih dari cukup dibandingkan dengan pemukiman di kota besar, semacam Jabodetabek. Masuk gang mengendarai motor menuju kontrakan saja susahnya minta ampun. Mungkin tanah seluas ini hanya dimiliki orang-orang berduit di sana. Tapi, kalo di kampung, tanah dan rumah yang luas adalah hal biasa. Jadi, enak tinggal di kampung kan? Hehehe 😀

halaman samping rumah
Halaman samping rumah kakek nenek [dokpri]

Coba tebak, ada berapa tanaman di halaman samping rumah kakek nenek?

CAM00017

Pohon mangga. Untuk pohon mangga saja, ada 2 pohon di halaman samping rumah. Daunnya yang rimbun membuat halaman terasa teduh.

CAM00018

Tanaman hias dalam pot. Untuk tanaman hias ini saya kurang tau pasti namanya hihihi 😀

CAM00021

Pohon jeruk purut. Pernah dengar hantu jeruk purut kan? Nah, ini daunnya.

CAM00024

Daun pandan. Mau bikin kolak? Tinggal petik daun pandan di sini, gak perlu beli hehehe 😀

CAM00025

Pohon bambu kuning. Kurang tau pasti, kenapa ada pohon bambu di sini.

CAM00029

Daun sirih. Sirih adalah tanaman menjalar. Dan daun sirih ini menjalar di pohon mangga yang usianya hampir sama seperti usia saya, sudah lebih dari 20 tahun lho 😀

CAM00028

CAM00031

Untuk kedua tanaman di atas, saya kurang tau namanya hehehe 😀

Tanaman-tanaman di atas itu yang ada di halaman samping rumah kakek nenek. Itu belum yang ada di halaman depan dan belakang. Gak mungkin saya ceritain semua. Fiuh, ku tak sanggup. Yang jelas, di halaman depan dan belakang rumah kakek dan nenek ada tanaman bunga kamboja (jenisnya ada beberapa macam), bunga kenanga, pohon sawo, pohon pisang (jenisnya ada beberapa macam), pohon pepaya, pohon belimbing wuluh, pohon cabe, pohon terong kuning, pohon kacang gude, dan masih banyak lagi.

CAM00049
Halaman depan sisi kiri [dokpri]
CAM00050
Halaman depan sisi kanan [dokpri]

Seru loh saat libur lebaran mengelilingi halaman sekitar rumah kakek nenek, sekalian aktivitas fisik kan. Ini menginspirasi saya untuk menanam sayur, buah, tanaman obat, atau sekedar tanaman hias saat punya rumah nanti. Kalau mau masak tinggal petik bahan dari hasil menanam sendiri kan enak. Alami, hemat, anti pestisida, dan yang pasti sehat. Jadi, mulai sekarang saatnya belajar berkebun. Mungkin akan sedikit kotor, tapi katanya kotor itu baik bukan? Muslimah gak boleh lemah 😉

CAM00043
Pohon helikopter di halaman depan rumah [dokpri]

Oh ya, sembari belajar berkebun, ikutan event ini yuk ^^

diary hijaber

Acara ini diselenggarakan oleh Diary Hijaber untuk memperingati Hari Hijaber Nasional. Kalau mau ikutan, bayarnya berapa? Acaran ini FREE! Tinggal datang aja tanggal 7-8 Agustus 2016 di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta. Yang pasti nanti akan ada bintang tamu yang keren dan ada fashionshow, talkshow, tausiyah, dan bazar. Yang punya anak, bisa diajak juga ya karena di sana nanti ada lomba untuk anak-anak. Catat tanggalnya ya 😉

 

 

Footnote:

*garbu adalah garpu tanah, alat untuk mencongkel tanah

Iklan

11 tanggapan untuk “Hikmah Lebaran: Ide Baru Untuk Masa Depan”

  1. kalo di kota besar, miliyaran kali ya harga tanah seluas itu :/ *fokus ke halaman rumahnya yang luas* Jadi inget kampungku di Klaten, Salatiga, Jatinom. Huhu

  2. iya,. memang biasa kalo di desa suka nanem2 apa gitu di pekarangan,. sayang kalo dibiarkan kosong 🙂

      1. yang penting niat aja,. pekarangan luas juga kalo yang punya ngga niat paling cuma rumput aja yang tumbuh 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s