Kenalan Yuk Sama Vaksin

Akhir-akhir ini negeri kita dihebohkan tentang berita vaksin palsu. Vaksin palsu ini dikabarkan beredar di beberapa rumah sakit ternama, terutama di Bekasi. Banyak para orang tua menuntut pihak RS untuk bertanggung jawab atas kesalahan yang telah terjadi, bahkan akan memperjuangkannya ke pihak yang berwenang. Eits, tapi kali ini saya gak akan bahas masalah ini kok 😉

Tak seperti biasanya, hari ini saya iseng nyari informasi ke beberapa kementerian di Indonesia. Belum semuanya sih, trus tiba-tiba saya terpikir untuk membuka web resmi BPOM dan terpikat dengan link tentang edukasi vaksin.

Vaksin berkontribusi dalam pencegahan penyakit, kematian, dan kecacatan. Sebagian besar vaksin diberikan kepada bayi/anak. Oleh karena itu, vaksin yang digunakan harus aman dan efektif. Untuk memastikan bahwa produk vaksin yang diproduksi aman, bermutu, dan berkhasiat serta sesuai dengan peraturan yang berlaku maka Badan POM melakukan pengawasan ketat pada produksi dan pendistribusian vaksin.

Kekebalan Aktif

Vaksin dapat mengandung:

  1. Virus yang dilemahkan (misalnya vaksin rubella, campak) atau bakteri yang dilemahkan (misalnya vaksin BCG)
  2. Virus yang diinaktivasi (contohnya vaksin influenza) atau bakteri yang diinaktivasi, atau
  3. Eksotoksin yang didetoksifikasi atau ekstrak dari eksotoksin yang dihasilkan oleh mikroorganisme (contohnya vaksin tetanus).

Vaksin merangsang produksi antibodi dan komponen lain dari mekanisme kekebalan tubuh. more

Kekebalan Pasif

Kekebalan yang memberikan perlindungan segera terhadap organisme infektif tertentu dapat diperoleh dengan menyuntikkan sediaan yang terbuat dari plasma individual yang imun dengan kadar antibodi yang memadai terhadap penyakit yang dicari perlindungannya (lihat pada Imunoglobulin, seksi 14.5). Kekebalan pasif ini hanya bertahan selama beberapa minggu; bila perlu, imunisasi pasif dapat diulang.

Antibodi asal manusia biasanya disebut imunoglobulin. Istilah antiserum digunakan untuk antibodi dari hewan. Karena adanya penyakit serum dan reaksi alergi lain yang dapat timbul setelah penyuntikan antiserum, sedapat mungkin terapi ini digantikan oleh imunoglobulin.

Secara teoritis dapat terjadi reaksi setelah penyuntikan imunoglobulin manusia, tetapi reaksi ini sangat jarang dilaporkan.

Penyimpanan dan Penggunaan

Penyimpanan semua produk vaksin dan produk-produk imunologikal lain harus dilakukan dengan hati-hati sesuai dengan petunjuk dalam informasi produk (brosur), untuk menghindari sediaan menjadi rusak dan tidak efektif.

Kebanyakan vaksin harus disimpan pada suhu 2-8°C dan tidak boleh dibiarkan membeku. Vaksin harus dilindungi dari cahaya. Vaksin multidose yang belum habis digunakan seluruhnya harus dibuang dalam 1 jam bila tidak mengandung pengawet (kebanyakan vaksin virus hidup) atau dalam 3 jam untuk vaksin yang mengandung pengawet atau segera setelah selesai sesi pemberian. more

Pentingnya Imunisasi

Peredaran vaksin palsu di masyarakat tentunya membuat resah orang tua. Di lain sisi, orang tua tahu bahwa pemberian vaksin sangat berkonstribusi dalam kesehatan anak dimana dapat melindungi anak dari wabah, kecacatan dan kematian. Tetapi masih terdapat keraguan pada beberapa orang tua akan manfaat dari vaksin tersebut, karena itu mari kita mengenal lebih dekat imunisasi melalui pemberian vaksin.

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Untuk meningkatkan kekebalan terhadap penyakit pada tubuh manusia terdapat beberapa mekanisme atau cara yang dikenal dengan istilah sistem kekebalan aktif dan kekebalan pasif.

Kekebalan aktif diperoleh melalui pemberian vaksin. Vaksin adalah antigen berupa mikroorganisme yang sudah mati, masih hidup tapi dilemahkan, masih utuh atau bagiannya, yang telah diolah, berupa toksin mikroorganisme yang telah diolah menjadi toksoid. Vaksin merangsang tubuh untuk memproduksi antibodi dan komponen lain dari mekanisme kekebalan tubuh.

Kekebalan pasif adalah kekebalan yang berasal langsung dari antibodi yang dimasukkan dalam tubuh. Kandungan sediaan tersebut adalah imunoglobulin yang diproduksi dari pengumpulan plasma dari serum manusia. more

 

Hm, sudah tergambar cara kerja vaksin? Mungkin video ini bisa memperjelas cara kerja vaksin 🙂

 

References:

BPOM. 2016. Informasi Vaksin [diakses tanggal 18 Juli 2016]

Iklan

2 tanggapan untuk “Kenalan Yuk Sama Vaksin”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s