Aku, Hanya Anak Gurun

Sebenarnya pengen buat puisi, tapi gak bisa puitis, duh. Tapi ini masih tetap tulisan dari hati *eaa*

Ini berkisah tentang sebuah rasa yang dulu pernah ada. Dulu?
Ternyata dulu atau sekarang pun sama
Tak pernah lebih dari sebuah rasa
Sampai kapan rasa ini akan terjaga?
Sampai menemukan sebuah oasis menyejukkan di padang pasir yang gersang dan panas
Kapan itu?
Entah, hanya Dia yang tau

Tapi, bukankah sungai itu juga menyegarkan?
Tidak!
Sungai itu memang sangat segar, sudah lama mengidamkannya
Tapi, itu bukan jalan ceritaku
Aku bukan anak gunung yang dikelilingi banyak sungai
Aku anak gurun yang masih merindukan sejuknya oasis, meski yang sering kutemui hanyalah fatamorgana

Bukankah lautan lebih menyenangkan?
Kau bisa meneguk air kelapa muda segar di sana
Ya, aku sangat ingin, tapi itu juga bukan jalan ceritaku
Aku yakin ada sebuah oasis yang tercipta untukku, menungguku meneguk sejuk airnya
Meski pedih mata ini yang kurasa karena terik
Meski diri menggigil kala malam

Seberapa besar setianya engkau?
Sebesar rasa yakinku pada-Nya
Aku anak gurun, pasti Dia menciptakan oasis untukku
Aku hanya perlu berjalan dan terus berjalan
Hingga perjumpaan itu terasa begitu indah dan manis

14 Ramadhan 1437 H
Sudut kamar tumpangan, RQ ^^

Iklan

7 tanggapan untuk “Aku, Hanya Anak Gurun”

  1. Ow, ka Rizky bikin puisi juga
    Hanya karena-Nya yang memberikan Gurun, Gunung, dan Laut hidup. Yang menjadikannya bangun. Yang menjadikannya tinggi berbubung. Yang menjadikannya tertaut. Sungguh terdapat nikmat yang nyata bagi orang yang membaca kalam-Nya

  2. Wah, ternyata kita sama-sama anak gurun *eh 😀

    Salam kenal Rizky, terima kasih sudah follow blogku..

    Sudah ku follow balik.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s