Menanti Kembali (2)

maruko“Menanti adalah proses”

Jalan panjang menuju langit biru
Tiba-tiba kulihat seorang anak
Yang menemukan harta karun di dalam sana
Alangkah senang dan hati gembira
*Ost. Chibi Maruko Chan, dibaca dengan muka datar dan serius ya :D*

Ya, menanti adalah proses, seperti saat SD yang menanti jemputan ibu saat pulang sekolah.

Ya, menanti adalah proses, di mana saat uang menipis, gajian tak kunjung cair.

Ya, menanti adalah proses, saat menjemur baju basah setelah dicuci.

Ya, menanti adalah proses, seperti ibu yang menemaniku tumbuh sampai saat ini.

Ya, menanti adalah proses, seperti saat ini yang menanti hasil tes beasiswa dari hasil perjuangan keras dan panjang.

Ya, menanti adalah proses, seperti saat ini aku menanti seorang pangeran berkuda putih yang tak kunjung datang.

Ya, menanti adalah proses, saat sebuah keluarga yang merindukan tangisan bayi di rumah.

Ya, menanti adalah proses, seperti saat ini kita menanti datangnya malaikat maut menjemput kita.

Ya, pekerjaan ‘menanti’ selalu akan ada selama kita masih hidup. Tak ada hidup tanpa penantian. Suka duka penantian, tergantung cara pandang kita.

Semangat para penanti! :p

Iklan

6 tanggapan untuk “Menanti Kembali (2)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s